Iklan

 


Surat Terbuka Untuk Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Sabtu, 09 Januari 2021 | 22:18 WIB Last Updated 2021-01-09T15:18:37Z

 


Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Harian Bengkulu
- Selamat siang Bapak Rohidin Mersyah, Gubernur Bengkulu yang barusan menjuarai kontestasi Pilgub 2020. Semoga bapak dan keluarga diberikan kesehatan dan rejeki yang lancar dari sang pencipta. Juga kepada tim kerja cerdas bapak di pemerintahan, semoga mereka bugar dan bahagia pula.


Sedikit mengutip petuah kuno jaman baheula "tak kenal maka tak sayang", yang berarti kami pun ingin sekali memperkenalkan diri ke bapak. Walaupun nantinya tiada rasa sayang, setidaknya bapak kenal kepada kami, kaum milenial di Provinsi Bengkulu. Begitulah kiranya kami disebut.


Meski kami dikenal nakal dan tak taat aturan, namun kami selalu mendengar dan membaca kabar bapak. Apalagi saat gencar-gencarnya kampanye bulan kemaren. Tak hanya bapak, dua kontestan lain yaitu Pak Helmi dan Pak Agusrin juga tak kalah hebat seperti bapak. Semua memiliki visi besar demi kemajuan provinsi kita tercinta ini.


Tujuan mulia bapak untuk memajukan Provinsi Bengkulu tentu selalu kami dukung. Meskipun sebagian dari kami seperti menjadi oposisi kejam buat bapak, tapi percayalah, semua untuk kebaikan daerah kita tercinta. Toh, tak sedikit juga dari kami yang mengidolakan kebijakan bapak, bahkan tanpa berpikir sekalipun.


Memang, tulisan kami ini terbilang receh dan ringan bagi bapak. Tapi percayalah pak, didalam puzzle kata-kata ini hidup miliaran harapan kami kepada bapak, seorang pemimpin yang kami yakin dapat membawa perubahan yang signifikan di daerah kita.


Oh iya pak, di Provinsi Bengkulu ini banyak masyarakat yang belum mendapatkan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. Kami harap bapak dapat mensiasati hal itu dengan program Kartu Bengkulu Sejahtera ya pak. Seperti yang bapak sampaikan waktu debat terbuka Pilkada kemaren dulu, kalau kami dan keluarga berhak mendapat akses pendidikan dan kesehatan yang layak. 


Pak Rohidin Mersyah, Gubernur Bengkulu, bapak juga mendapat salam hangat dari orang tua kami. Katanya pajak kendaraan bermotor sangat memberatkan perekonomian ditengah pandemi sekarang ini. Tak tega rasanya melihat orang tua kami mengeluh soal ini pak. Lalu kami jelaskan kalau bapak punya program pembebasan pajak kendaraan bermotor. Mereka pun tersenyum mendengar hal itu.


Sebagian dari kami, kaum milenial juga punya sanak keluarga yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil atau ASN pak. Mereka sering mengeluhkan tunjangan daerah yang terbilang kecil. Begitu juga dengan kerabat kami yang bekerja sebagai honorer, mereka sama mengeluhnya pak. Untuk itu, berilah mereka sedikit tambahan uang makan dan TPP pak, mereka juga butuh itu.


Kemaren siang, kami membaca berita tentang tingginya persentase jumlah anak yang putus sekolah di Provinsi Bengkulu. Kami kira persoalan mendasar ini belum bisa terselesaikan dengan baik. Ayo dong pak, segera realisasikan SPP gratis bagi siswa SMA, SMK dan SLB. Tak lupa juga beasiswa bagi siswa berprestasi.


Pak, beberapa waktu lalu juga terjadi kehebohan di Provinsi Bengkulu. Hal itu disebabkan kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang belum tau apa penyebabnya. Sehingga beberapa pelaku UMKM sektor kuliner harus menutup usaha mereka sementara waktu. Tak ingin ini terjadi kembali, kami harap bapak segera mendistribusikan bantuan gas ukuran 3 kilogram gratis kepada masyarakat kurang mampu.


Bicara kesejahteraan masyarakat, kami yakin bapak juaranya. Apalagi soal peningkatan kesejahteraan bagi guru TK dan PAUD. Kita sama-sama tahu pak kalau penghasilan guru TK dan PAUD sangat rendah. Berikanlah kepedulian khusus kepada mereka. Setidaknya buat mereka bersemangat mendidik anak-anak calon generasi penerus itu.


Selain itu pak, kami yang di desa-desa juga senang sekali berolahraga. Diantaranya bola voly dan futsal. Kami dengar melalui program yang bapak tawarkan kepada kami, ada pembangunan fasilitas penunjang kegiatan olahraga berupa stadion mini di tiap kecamatan. Senang sekali jika ini benar terealisasikan pak.


Asal bapak tahu, orang tua kami juga seorang pengurus masjid di tempat kami tinggal. Kami pernah mendengar kalau honor pengurus masjid seperti imam, khotib dan bilal itu kecil. Untuk itu, kami minta kepada bapak untuk meningkatkan dan menyeragamkan honor mereka pak. Oh iya, kata bapak kan honornya akan di transfer melalui Bank Bengkulu. Mantap pak.


Tak hanya itu pak, mendengar honor pengurus masjid yang di tingkatkan, para kepala desa dan perangkatnya pun juga ingin hal yang sama. Mereka juga mau penghasilan tetap-nya diseragamkan dan dinaikkan. Semoga bapak bisa ya. Kami yakin dan selalu mendukung bapak. Selama masih dalam upaya mensejahterakan rakyat, kami siap memberikan suport penuh.


Selain disebut milenial, kami juga sering di sebut 'anak tani' oleh masyarakat. Tentu saja karena sebagian dari kami ikut bertani meneruskan sawah dan ladang yang sudah turun temurun. Guna memudahkan kami dalam mengolah lahan pertanian, kami sangat berharap mendapat bantuan alsintan gratis dari bapak. Baik itu handtractor, cultivator, mesin air, power thresher maupun hand sprayer.


Selain sawah dan ladang, kami juga memiliki kebun kelapa sawit, kopi dan karet. Petani di daerah kami sekarang sedang menjerit karena harga komoditas pertaniannya rendah dan anjlok. Maka dari itu, kami berharap pemerintah melalui tangan Pak Rohidin mampu meningkatkan dan menjaga stabilitas harga komoditi sawit, kopi dan karet di Provinsi Bengkulu.


Kami tahu pak, ada 18 poin utama PR Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk kedepannya. Semua penting bagi kami pak, bagi orang tua kami dan bagi seluruh masyarakat Bengkulu. Tetap semangat pak dan jaga terus kepercayaan masyarakat kepada bapak. Insha Allah semua akan baik-baik saja. Salam dari kami, kaum milenial di provinsi tercinta ini.


 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Surat Terbuka Untuk Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Trending Now

Iklan