Iklan

 


Jadi Organisasi Ilegal, Ini Alasan Pemerintah Bubarkan FPI

Kamis, 31 Desember 2020 | 21:40 WIB Last Updated 2020-12-31T14:40:08Z

 


Jadi Organisasi Ilegal, Ini Alasan Pemerintah Bubarkan FPI

Harian Bengkulu
 - Pemerintah resmi melarang semua kegiatan Front Pembela Islam (FPI). Pernyataan ini disampaikan Menteri Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Rabu (30/12).


Mahfud mengatakan, FPI kini tidak memiliki legal standing sebagai organisasi masyarakat (ormas), yang berarti setiap kegiatan yang mengatasnamakan FPI adalah ilegal dan dapat diproses secara hukum.


"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun sebagai organisasi biasa," kata Mahfud MD, di Kemenko Polhukam, Merdeka Barat.


Jadi Organisasi Ilegal, Ini Alasan Pemerintah Bubarkan FPI


Mahfud menerangkan, keputusan itu berdasarkan putusan MK 82/PUU112013 tertanggal 23 Desember tahun 2014. Untuk itu, Mahfud meminta seluruh aparat keamanan menolak setiap kegiatan dari ormas yang mengatasnamakan FPI.


"Dengan larangan dan tidak ada legal standing kepada aparat pusat dan daerah kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI tidak ada dan harus ditolak," ujarnya.


Pemerintah resmi membubarkan FPI. Pemerintah menyebut FPI sebagai organisasi kerap melakukan tindak kekerasan yang bertentangan dengan hukum


"Bahwa FPI sejak 21 Juni tahun 2019 telah bubar sebagai ormas tetapi sebagai organisasi FPI tetap lakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan yang bertentangan dengan hukum seperti tindak kekerasan, sweeping sepihak, provokasi," tuturnya.

 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jadi Organisasi Ilegal, Ini Alasan Pemerintah Bubarkan FPI

Trending Now

Iklan