Iklan

 


Bengkulu Berduka: Cawagub Nomor 1 Muslihan DS Hembuskan Nafas Terakhir

Minggu, 06 Desember 2020 | 02:06 WIB Last Updated 2020-12-27T13:15:24Z

 


 


HarianBengkulu.com - Kabar duka datang dari pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 01. Pasalnya, sang calon Wakil Gubernur, Muslihan Diding Sutrisno menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 10.00 WIB di RSUD M Yunus, Minggu (6/12).

Sebelumnya, Muslihan memang sempat mengalami sakit yang membuatnya tak dapat menghadiri tahapan debat putaran terakhir, pada Sabtu (4/12) lalu. Sehingga dia harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui jenis penyakit yang diderita mantan bupati Rejang Lebong dan Bengkulu Utara ini.


Namun, saat ini diinformasikan baik pihak keluarga dan tim pemenangan Helmi-Muslihan tengah mempersiapkan rumah duka. Guna melepas kepergian sang Calon Wakil Gubernur.

 

“Bismillah. Pertempuran harus dimenangkan agar ruh pak Muslihan tersenyum bahagia. Kita ini bertarung untuk para lansia, para anak yatim dan untuk masa depan generasi Bengkulu ke depan. Kita bertarung harus menang untuk menuntaskan janji perjuangan para pahlawan dan leluhur tanah Bengkulu,” ujar Dempo Xler, tim pemenangan Cagub-Cawagub Bengkulu nomor urut satu Helmi-Muslihan.

 

Plt Wali Bengkulu Dedy Wahyudi juga menyampaikan ucapan turut berduka cita. 


“Innalillahi wa innalillahi roji’un. Bapak orang baik. Bapak orang soleh. Bapak guru kami. Bapak panutan kami. Kami akan melanjutkan perjuanganmu,” sampai Dedy Wahyudi.

 

Untuk diketahui, semasa hidupnya Muslihan DS pernah menjabat sebagai  Komandan Kodim 0407  Bengkulu, Bupati Kabupaten Rejang Lebong, dan Bupati Bengkulu Utara. Saat ini, almarhum merupakan ketua partai Hanura Bengkulu dan sedang mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu


 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bengkulu Berduka: Cawagub Nomor 1 Muslihan DS Hembuskan Nafas Terakhir

Trending Now

Iklan