Saturday, May 19, 2018

Setelah 2 Hari Geledah Beberapa Tempat, Masihkah KPK Lanjutkan Buruannya di Bengkulu Selatan

SHARE



Harian Bengkulu - Pasca penangkapan Bupati bengkulu Selatan Dirwan Mahmud SH dalam OTT KPK beberapa waktu lalu (15/5/2018), selama dua hari Tim KPK terus menyisir berbagai tempat di Bengkulu Selatan. Hal ini kemungkinan masih akan terus berlanjut.

Penyisiran beberapa tempat yang sudah didatangi yakni,  (Dilansir dari lintasbengkulu.com) Rumah Dinas dan Rumah Pribadi Dirwan Mahmud, Kantor Dinas PUPR serta Rumah mantan Kadis PUPR Suhadi ST. (18/5/2018).

Tak mau berhenti pada empat tempat tersebut dan kemungkinan akan berlanjut pada hariberikunya, hari ini (19/5/2018) komisi anti rasuah tadi pagi itu, yakni rumah Yeyen Permayanti dan suaminya Eko yang berada di Jalan Iskandar Baksir, Desa Batu Lambang, Kecamatan Pasar Manna.

Yeyen dan Eko yang merupakan pemilik JIMAS GROUP ini adalah Kontraktor puluhan jalan Hotmix sejak tahun 2016 yang lalu hingga 2017 kemarin.

Secara bersamaan yang di bagi dlam tim, KPK juga menggeledah rumah Kontraktor bernama Armen, yang berlamat di Jalan H Pudin, Kelurahan Ibul, Kota Manna.

Selain menggeledah 2 rekanan ini, KPK juga menggeledah rumah kediaman Nursilawati (Wati) ASN Dinkes Pemkab Bengkulu Selatan yang ditangkap KPK bersama Bupati Dirwan Mahmud dan Istri serta Juhari alias Jukak beberapa hari yang lalu.

Dari pantauan lintasbengkulu.com, sekitar pukul 12.00 siang tadi tim KPK masih melakukan penggeledahan di rumah Yeyen Permayanti dan Eko di desa Batu Lambang. Untuk hasil penggeledahan belum diketahui barang bukti apa saja yang di amankan dari masing-masing tempat penggeledahan.

Sementara itu ronin98.com menulis, Setelah kemarin, sekitar pukul 09:30 WIB hingga malam hari, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi, hari ini tim secara paralel disebar di empat lokasi di Bengkulu Selatan untuk menggeledah dua rumah vendor swasta dan dua rumah saksi PNS.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, kepada Ronin98.com menjelaskan, hari ini sejak pukul 10:00 WIB dilakukan penggeledahan di rumah dan kantor beralamat di Iskandar Baksir, Batu Lambang, Kecamatan Pasar Manna.

Tiga lokasi lainnya, papar Febri, beralamat di rumah Jalan H Pudin Kelurahan Ibul, rumah di Jalan A Yani, dan rumah di Jalan Buldani Masik. “Karena saat ini proses penggeledahan masih berlangsung, kami belum bisa sampaikan informasi benda-benda yang disita dari lokasi. Akan diupdate lebih lanjut,” ujarnya, Sabtu (19/5) siang.

Febri mengabarkan, saat ini KPK juga tengah memeriksa tiga orang saksi di Bengkulu Selatan.

Dari penggeledahan di tiga lokasi kemarin, KPK menyita sejumlah dokumen proyek penunjukan langsung (PL) dan dokumen tender lain terkait perbuatan tersangka Dirwan Mahmud.
SHARE

Author: verified_user

0 comments: